Material Top Table Kitchen Set

Jangan Salah Pilih Material Untuk Top Table Di Kitchen Set Kamu!

Saat mendesain interior dan furniture custom untuk kitchen set, ada satu pertanyaan yang pasti akan diajukan. Meskipun terdengar sepele, pertanyaan ini memerlukan pemikiran yang matang untuk menjawabnya. Pertanyaannya adalah, material apa yang akan digunakan untuk melapisi bagian atas meja dapur? Pemilihan material top table tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika dapur, tetapi juga bagaimana kamu menyesuaikan anggaran dan memilih material yang fungsional sesuai dengan kondisi dapur. Berikut adalah beberapa pilihan material top table yang perlu kamu ketahui. 

1. Sintered Stone

Merupakan material top table yang terbuat dari campuran bahan-bahan (batuan) alami yang dipanaskan dan dikompresi pada suhu tinggi, sehingga memiliki tampilan tanpa pori-pori dan ketahanan yang maksimal.

Sintered stone yang digunakan sebagai top table memiliki keunggulan pada ketahanan terhadap panas, UV, dan goresan, karena tidak memiliki pori-pori pada permukaannya, sintered stone tahan terhadap air dan noda, serta mudah dibersihkan. Di tengah keunggulannya yang menarik, sintered stone memiliki kelemahan pada harganya yang begitu tinggi.

2. Marmer

Marmer merupakan material top table yang terbuat dari batuan metamorf yang terbentuk dari kalsit (kalsium karbonat). Marmer sering digunakan untuk top table yang membutuhkan tampilan mewah.

Marmer memiliki tekstur halus dan cenderung licin, meskipun begitu, sebagai material top table, marmer lebih rentan terhadap goresan dan noda dibandingkan granit.

Material-Top-Table-Kitchen-Set
sumber: vecteezy

3. Granit

Granit merupakan material yang terbuat dari batuan alam yang dipotong dan diproses menjadi lembaran besar. Dengan sifatnya yang keras dan tahan lama, granit sangat ideal untuk penggunaan yang sering, seperti top table di dapur.

Granit memiliki keunggulan pada tingkat kekuatannya yang tinggi, tahan terhadap panas dan goresan, serta memiliki tampilan dengan keindahan alami. Cocok untuk top table di dapur atau area dengan penggunaan intensif, meskipun lebih mahal dan lebih berat.

Material-Top-Table-Kitchen-Set
sumber: vecteezy

4. Solid Surface

Terbuat dari campuran resin, akrilik, poliester, pigmen warna, dan mineral alami. Sebagai material top table, solid surface sering digunakan karena harganya cenderung lebih murah daripada sintered stone, granit ataupun marmer.

Solid surface memiliki keunggulan yakni mudah dibersihkan, termasuk easy maintenance, Solid surface menawarkan tampilan tanpa sambungan yang mulus dan rapi, mudah dibentuk, tidak menyerap noda dan dapat diperbaiki jika ada goresan pada area top table. Solid surface juga tahan terhadap bakteri dan jamur. keunggulan lainnya adalah kamu bisa mengkustomisasi desain sesuai keinginan. Meski begitu, solid surface tidak tahan terhadap panas ekstrim dan cairan kimia keras.

5. Toughtop

Mungkin kamu pernah mendengar material toughtop dari salah satu brand besar AICA. Toughtop merupakan material pelapis top table yang terbuat dari resin epoksi atau poliester yang dicampur dengan mineral alami.

Toughtop memiliki keunggulan yakni sangat tahan terhadap goresan, benturan, noda, dan cairan, menjadikannya ideal untuk area dengan penggunaan intensif, serta tahan terhadap panas pada tingkat tertentu, meskipun tidak sekuat granit, dan menawarkan fleksibilitas dalam desain, sehingga bisa dibentuk menjadi desain custom sesuai kebutuhan. Meski begitu toughtop tetap memiliki batas maksimal panas dan rentan terhadap goresan.

Material-Top-Table-Kitchen-Set
sumber: AICA

Setelah kamu memahami keunggulan dan kelemahan material untuk top table di kitchen kamu, kamu jadi bisa jauh lebih merasa aman terhadap ketahanan dan estetika kitchen set kamu. Kalau kamu masih bingung mengenai material yang tepat. Kamu bisa segera konsultasi dengan cara klik link di bawah ini, yaa!

Cukizu Furniture Cukizu Furniture